Skip to Content

Persija Bermain Terlalu Keras saat Hadapi Kedah FA

Persija Bermain Terlalu Keras saat Hadapi Kedah FA

Be First!

Persija Bermain Terlalu Keras saat Hadapi Kedah FA – Persija Jakarta kembali bermain imbang di laga kedua Suramadu Cup 2018. Tim Macan Kemayoran bermain 1-1 melawan tim Malaysia, Kedah FA, di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Selasa (9/1/2018).

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, mengakui timnya bermain terlalu keras, yang bisa dilihat dari kartu merah yang harus diterima Maman Abdurrahman.

Persija berhasil unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak Marko Simic pada menit ke-22. Namun, tak lama kemudian tim ibu kota itu harus bermain dengan 10 pemain karena kartu merah yang diterima Maman Abdurrahman sekitar menit ke-33.

Bermain dengan 10 pemain, Persija akhirnya kebobolan pada menit ke-58 melalui gol yang diciptakan Mohamad Hidhir. Hingga laga usai, kedudukan 1-1 tak berubah.

Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, mengakui timnya bermain terlalu keras dalam pertandingan kontra Kedah FA. Kartu merah untuk Maman Abdurrahman, serta sejumlah pelanggaran seperti yang dilakukan Rezaldi Hehanussa di babak kedua adalah contoh kerasnya permainan Persija.

Menurutnya, pemain semestinya harus bisa mengontrol emosi lantaran ini hanya pertandingan uji coba sebelum memasuki musim kompetisi yang sebenarnya.

“Ini masih jauh dari musim yang sebenarnya. Seharusnya ini menjadi kesempatan mengembalikan fisik pemain. Namun, kami bermain terlalu keras dalam pertandingan ini. Seharusnya pemain tidak boleh terpancing emosi. Wasit pun seharusnya bisa mengontrol pertandingan sehingga tidak terlalu kasar,” ujar pelatih asal Brasil itu seusai pertandingan.

Meski menyayangkan kerasnya permainan anak-anak asuhnya, Stefano Teco menilai permainan Persija sudah bagus sejak awal laga hingga akhirnya berhasil unggul lebih dulu. Satu di antara kekuatan yang dilihatnya adalah bagaimana pemain mengalirkan bola dari kaki ke kaki.

Baca Juga  Rapor Alfred Riedl di Timnas Lebih Mengkilap dibanding Luis Milla

“Kami bisa bermain bagus sejak awal pertandingan hingga mencetak gol lebih dulu. Kami memang harus kehilangan pemain karena kartu merah. Namun, tim ini memiliki umpan-umpan yang sangat baik sepanjang pertandingan,” ujar mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya itu.

Setelah dua kali bermain imbang di Suramadu Cup, diawali dengan skor 2-2 kontra Madura United dan 1-1 kontra Kedah FA, Persija kini tinggal berharap bisa meraih kemenangan di pertandingan terakhir dalam turnamen pramusim di Jawa Timur itu, menghadapi Persela Lamongan, Jumat (12/1/2018).

Previous
Next

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.